Testing Komunikasi Modbus RTU VFD Vacon 10 Menggunakan Modbus Poll

1️⃣ Tujuan
-
- Menguji koneksi komunikasi Modbus RTU antara PC/Laptop dan VFD Vacon 10
- Membaca data feedback VFD (frekuensi, speed, arus, status)
- Memberikan perintah RUN / STOP dan setpoint frekuensi melalui Modbus
2️⃣ Peralatan
| No | Alat |
| 1 | VFD Vacon 10 |
| 2 | Motor 3 phase |
| 3 | PC / Laptop |
| 4 | USB to RS485 Converter |
| 5 | Software Modbus Poll |
| 6 | Kabel RS485 (A+, B−, GND) |
| 7 | Sumber listrik VFD |
3️⃣ Wiring Dasar

🔹 Power VFD (sesuai gambar)
-
-
-
- L1 – L2/N – L3 → Sumber listrik
- U/T1 – V/T2 – W/T3 → Motor
- Ground motor & VFD wajib tersambung (360° earthing)
-
-
🔹 Komunikasi RS485
|
USB–RS485 |
Vacon 10 |
|
A(+) |
RS485 + |
|
B(−) |
RS485 − |
|
GND |
GND (jika tersedia) |
⚠️ Pastikan tidak terbalik A/B, karena menyebabkan timeout.
4️⃣ Setting Parameter VFD (Quick Modbus Setup)
🔧 Parameter di keypad Vacon 10
STEP 1 – Aktifkan kontrol via Fieldbus
-
-
- P2.1 = 1 → Control place = Fieldbus
-
STEP 2 – Setting dasar komunikasi
(Sesuaikan dengan Modbus Poll)
-
-
- Slave ID → contoh: 1
- Baudrate → 9600 / 19200
- Data bit → 8
- Parity → None
- Stop bit → 1
-
5️⃣ Konfigurasi Modbus Poll
-
- Buka Modbus Poll
- Menu Connection → Connect
- Pilih:
- Connection: RTU
- COM Port: sesuai USB–RS485
- Baudrate: sama dengan VFD
- Parity: None
- Slave ID: 1
- Klik OK
Jika benar → Tx/Rx counter bertambah
6️⃣ Testing Output Data (Read Register)
Gunakan Holding Register (4xxxx) atau Input Register (3xxxx) sesuai tabel.
📋 Tabel Register Output Vacon 10
| Fungsi | Register | Keterangan |
| FB Status Word | 32101 / 42101 | Status RUN/STOP |
| FB Actual Speed | 32103 | % speed |
| Motor Frequency | 32104 | Hz |
| Motor Speed | 32105 | RPM |
| Motor Current | 32106 | Ampere |
| Motor Torque | 32107 | % |
| Motor Power | 32108 | % |
| Motor Voltage | 32109 | Volt |
| DC Voltage | 32110 | DC Bus |
| Active Fault | 32111 | Kode fault |
🔍 Contoh di Modbus Poll
-
- Address: 32101
- Quantity: 11
- Function: Read Input Registers (04)
7️⃣ Contoh Perhitungan Scaling
| Data | Nilai Register | Scale | Nilai Aktual |
| Actual Speed | 5000 | 0,01 | 50,00 % |
| Motor Freq | 2500 | 0,01 | 25,00 Hz |
| Motor Speed | 744 | 1 | 744 RPM |
| Motor Torque | 19 | 0,1 | 1,9 % |
| DC Voltage | 1105 | 1 | 1105 V |
8️⃣ Testing Kontrol RUN / STOP
🔹 Control Word (Register 2001)
| Nilai | Fungsi |
| 0 | STOP |
| 1 | RUN |
🔹 Reference Speed (Register 2003)
- Nilai 5000 → 50,00%
- Jika MaxFreq = 50 Hz → output = 25 Hz
🧪 Langkah Uji:
- Write 2001 = 1 → VFD RUN
- Write 2003 = 5000
- Monitor:
- Status = RUN
- Frekuensi = 25 Hz
- Write 2001 = 0 → STOP
9️⃣ Indikator Berhasil
✅ Tidak ada error timeout
✅ Status berubah RUN / STOP
✅ Frekuensi & speed berubah sesuai setpoint
✅ Data feedback terbaca stabil
🔚 Kesimpulan
Komunikasi Modbus RTU VFD Vacon 10 berhasil jika:
-
- Register dapat dibaca
- Control Word merespon
- Scaling sesuai spesifikasi
Baca Juga:
— Training IoT Profesional: Pelatihan Praktis & Bersertifikat
— Training ESP32 Berbasis IoT: Pelatihan Praktis Pemula hingga Mahir
Perbedaan Modbus RTU dan Modbus TCP untuk Monitoring VFD
Sebelum menguji komunikasi VFD Vacon 10 lebih jauh, penting memahami posisi Modbus RTU dibanding protokol Modbus lainnya. Modbus RTU mengandalkan komunikasi serial (RS485) sehingga cocok untuk jarak menengah di panel industri, sedangkan Modbus TCP berjalan di atas jaringan Ethernet untuk skala yang lebih luas. Pembahasan lengkap mengenai fungsi register, tipe data, dan cara kerja protokol ini bisa dipelajari lebih dalam pada artikel konsep dasar Modbus, yang menjadi fondasi sebelum praktik langsung seperti pengujian VFD Vacon 10 ini.
Memantau Arus Motor Sebagai Pelengkap Data VFD
Selain membaca status RUN/STOP dan frekuensi dari register VFD, memonitor arus motor secara langsung juga penting untuk mendeteksi gejala overload atau ketidakseimbangan beban. Jika VFD tidak menyediakan pembacaan arus yang presisi, sensor arus eksternal seperti ACS712 dapat menjadi solusi tambahan. Cara pemasangan dan pembacaan sensor ini dijelaskan pada artikel pengukuran arus AC dengan sensor ACS712, yang bisa dikombinasikan dengan data Modbus VFD untuk monitoring motor yang lebih lengkap.
Integrasi VFD dengan PLC Melalui Jalur Modbus RTU
Dalam aplikasi nyata, VFD sering dikendalikan langsung oleh PLC melalui jalur Modbus RTU alih-alih PC/Laptop. Konsepnya serupa dengan pengujian di Modbus Poll pada artikel ini, hanya saja master komunikasi digantikan oleh PLC. Contoh implementasi komunikasi Modbus RTU antara PLC dan perangkat slave lain bisa dilihat pada artikel komunikasi Modbus RTU PLC Omron CP1H, yang memperlihatkan pola pembacaan dan penulisan register yang mirip dengan setup VFD Vacon 10.
Troubleshooting Umum Saat Testing Komunikasi Modbus RTU
Kegagalan komunikasi Modbus RTU pada VFD umumnya disebabkan oleh kesalahan wiring A/B RS485, baudrate yang tidak cocok, atau slave ID yang salah, sama seperti kendala yang sering ditemui saat menguji perangkat Modbus lain. Panduan troubleshooting step-by-step yang membahas isu serupa pada sensor Modbus dapat dilihat pada artikel testing komunikasi Modbus sensor XY-MD02, sehingga proses debugging pada VFD Vacon 10 bisa lebih cepat dengan mengecek parameter dasar yang sama.
Kombinasi VFD dan PID Tuning untuk Kontrol Kecepatan Motor
Setelah komunikasi Modbus RTU berhasil dan data VFD dapat dibaca maupun ditulis, langkah lanjutan yang umum dilakukan di industri adalah menerapkan kontrol PID agar kecepatan motor tetap presisi mengikuti setpoint proses, misalnya pada sistem konveyor atau pompa. Dasar-dasar penyetelan parameter PID yang bisa diterapkan bersama data feedback dari VFD dijelaskan pada tutorial PID tuning di PLC, yang membantu menstabilkan respons kecepatan motor dari sisi kontrol proses.




