Modul Praktikum SCADA FUXA – Dari Dasar hingga Mahir


Pertemuan 1: Pengenalan SCADA & Konsep Dasar FUXA
Bab 1.1: Dasar SCADA
- Pengertian & tujuan SCADA
- Komponen sistem SCADA (PLC, HMI, RTU, SCADA)
Bab 1.2: Overview FUXA
- Arsitektur open-source FUXA
- Web-based SCADA dan keunggulannya
- Studi kasus sederhana FUXA di industri
Pertemuan 2: Instalasi FUXA di Windows / Linux
Bab 2.1: Persiapan Lingkungan
- Instalasi Node.js dan Git
- Instalasi FUXA via command line
Bab 2.2: Struktur Folder & Konfigurasi
- Direktori utama & struktur file
- Jalankan FUXA di localhost
Pertemuan 3: Membuat Project SCADA Pertama
Bab 3.1: Membuat Proyek Baru
- Workspace dan interface FUXA
- Setup project & halaman awal
Bab 3.2: Navigasi Editor
- Tool sidebar
- Simpan, import, dan ekspor proyek
Pertemuan 4: Mendesain HMI Sederhana
Bab 4.1: Menambahkan Komponen Visual
- Label, tombol, rectangle
- Edit properti objek
Bab 4.2: Layout & Warna
- Layering objek
- Grid dan snap
Pertemuan 5: Memahami Tag dan Data Source
Bab 5.1: Tag Lokal
- Static tag vs dynamic tag
- Konfigurasi nilai
Bab 5.2: Data Source Eksternal
- Add new datasource
- Simulasi nilai dengan internal tag
Pertemuan 6: Koneksi ke PLC melalui Modbus TCP
Bab 6.1: Protokol Modbus TCP
- Struktur alamat: coil, input, holding
- ModScan/ModbusPoll
Bab 6.2: Setting FUXA
- Tambahkan Modbus data source
- Uji koneksi dan baca data
Pertemuan 7: Bind Nilai ke Komponen HMI
Bab 7.1: Binding Tag ke Label / Indicator
- Menampilkan nilai tag
- Warna dinamis berdasarkan kondisi
Bab 7.2: Input User
- Button untuk set value
- Switch ON/OFF ke PLC
Pertemuan 8: Desain Navigasi Multi-Halaman
Bab 8.1: Buat Beberapa Page
- Header & menu
- Button untuk pindah antar halaman
Bab 8.2: Template & Reuse
- Copy-paste page
- Duplicate objek antar page
Pertemuan 9: Logging Data ke Historian
Bab 9.1: Aktivasi Logging
- Setup historis tag
- Konfigurasi interval dan simpan
Bab 9.2: Tampilan Tren & Tabel
- Line chart & bar chart
- Filter rentang waktu
Pertemuan 10: Pengaturan Alarm & Event
Bab 10.1: Membuat Alarm
- Kondisi trigger alarm
- Tipe alarm: info, warning, critical
Bab 10.2: Monitoring Alarm
- Panel alarm aktif
- Reset dan acknowledge
Pertemuan 11: Multi-User & Hak Akses
Bab 11.1: Membuat User
- Level: admin, operator, viewer
- Login berbasis web
Bab 11.2: Audit Trail
- Cek histori akses
- Logging tindakan user
Pertemuan 12: Integrasi MQTT & IoT Device
Bab 12.1: Pengenalan MQTT
- Publisher, subscriber, broker
- Setup Mosquitto lokal
Bab 12.2: Integrasi Sensor IoT
- ESP32 kirim data
- FUXA sebagai subscriber
Pertemuan 13: Koneksi ke Database Eksternal
Bab 13.1: SQLite / MySQL
- Setup koneksi
- Simpan nilai tag
Bab 13.2: Query & Tampilkan Data
- Visualisasi query SQL
- Export data (CSV/JSON)
Pertemuan 14: Deploy SCADA ke Server
Bab 14.1: Hosting di LAN/Cloud
- Setup Nginx reverse proxy
- Port forwarding
Bab 14.2: Backup & Versi
- Export project
- Restore & migrasi
Pertemuan 15: Mini Project SCADA – Monitoring Pompa
Bab 15.1: Studi Kasus Pompa Otomatis
- Status ON/OFF
- Alarm tekanan tinggi/rendah
Bab 15.2: HMI dan Historian Lengkap
- Desain grafik
- Uji semua fitur
Pertemuan 16: Evaluasi Akhir dan Ujian Praktik
Bab 16.1: Pengerjaan Proyek Mandiri
- Setup sistem mini SCADA
- Integrasi komunikasi
Bab 16.2: Review dan Sertifikat
- Tanya jawab & diskusi proyek
- Penilaian dan pembagian sertifikat
Instalasi Cepat FUXA
Untuk Pertemuan 2, ada tiga cara instalasi yang didukung proyek FUXA. Setelah berjalan, FUXA dibuka di browser pada http://localhost:1881.
1. Lewat npm (Node.js 18 LTS disarankan; Node.js 14 ke bawah tidak didukung):
npm install -g --unsafe-perm @frangoteam/fuxa
fuxa2. Lewat Docker:
docker pull frangoteam/fuxa:latest
docker run -d -p 1881:1881 frangoteam/fuxa:latest3. Dari source: unduh rilis dari GitHub FUXA, lalu jalankan cd ./server, npm install, dan npm start.
Protokol dan Penyimpanan Data yang Didukung
- Koneksi perangkat: Modbus RTU/TCP, Siemens S7, OPC UA, BACnet IP, MQTT, EtherNet/IP (Allen-Bradley), MELSEC, ODBC, GPIO Raspberry Pi, dan WebCam.
- Historian (DAQ): penyimpanan bawaan SQLite, dengan dukungan InfluxDB untuk data time-series yang lebih besar.
Pertemuan 13 (database eksternal) paling mudah dilakukan dengan historian InfluxDB atau koneksi ODBC.
Perangkat Praktikum yang Disarankan
| Pertemuan | Perangkat / software |
|---|---|
| 1–5 | Laptop (RAM 8 GB), Node.js atau Docker, browser |
| 6–8 | PLC dengan Modbus TCP (atau simulator Modbus seperti ModbusPal/Modbus Slave), Modbus Poll |
| 9–11 | Data simulasi atau PLC dari pertemuan sebelumnya |
| 12 | ESP32, sensor DHT22/BME280, broker Mosquitto |
| 13–14 | InfluxDB atau database via ODBC, Nginx, VPS atau Raspberry Pi |
| 15–16 | Rangkaian pompa mini atau model pompa di simulator |
Capaian per Fase
- Fase dasar (Pertemuan 1–5): peserta dapat memasang FUXA dan membuat HMI sederhana dengan tag simulasi.
- Fase integrasi (Pertemuan 6–8): HMI multi-halaman terhubung ke PLC lewat Modbus TCP, dengan tombol yang benar-benar mengendalikan output.
- Fase sistem (Pertemuan 9–14): data tersimpan di historian, alarm berjalan, user dibatasi sesuai peran, dan SCADA dapat diakses dari jaringan.
- Fase proyek (Pertemuan 15–16): sistem monitoring pompa lengkap yang didemokan dan didokumentasikan.
Rubrik Penilaian Proyek Akhir
| Aspek | Bobot | Indikator |
|---|---|---|
| Komunikasi data | 25% | Tag terbaca stabil dari PLC/perangkat IoT |
| Desain HMI | 20% | Navigasi jelas, warna status konsisten |
| Alarm & historian | 25% | Alarm muncul sesuai kondisi; tren dapat ditampilkan |
| Keamanan & akses | 15% | User/role diatur, password default diganti |
| Dokumentasi & presentasi | 15% | Daftar tag, arsitektur, dan panduan operasi |
Materi pendukung: Pengenalan SCADA dan FUXA dan membuat FUXA bisa diakses dari mana saja.
Baca Juga:
— Training PLC Lengkap: Pelatihan Online & Offline Bersertifikat



