Penerapan SOP dan POS pada Rangkaian Elektronika Digital Menggunakan Proteus

1️⃣ Tujuan Praktikum

Setelah mengikuti praktikum ini, peserta mampu:

  1. Memahami konsep SOP (Sum of Products) dan POS (Product of Sums)
  2. Menurunkan fungsi logika dari tabel kebenaran
  3. Mengimplementasikan SOP dan POS menggunakan gerbang logika
  4. Mensimulasikan rangkaian SOP dan POS menggunakan Proteus
  5. Membuktikan bahwa SOP dan POS menghasilkan fungsi logika yang ekuivalen

2️⃣ Dasar Teori Singkat

🔹 SOP (Sum of Products)

  • Dibentuk dari minterm (output = 1)
  • Struktur: AND → OR
  • Banyak digunakan pada logika kontrol

Contoh:
F = A’B + AB

🔹 POS (Product of Sums)

  • Dibentuk dari maxterm (output = 0)
  • Struktur: OR → AND
  • Umum pada sistem proteksi / interlock

Contoh:

F = (A + B)(A’ + B)

3️⃣ Alat dan Bahan (Proteus)

  • Software Proteus ISIS
  • Komponen virtual:
    • AND Gate (7408)
    • OR Gate (7432)
    • NOT Gate (7404)
    • Logic Toggle / Switch
    • LED
    • Resistor 330Ω
    • Power (VCC 5V & GND)

4️⃣ Studi Kasus Praktikum

🎯 Kasus Logika

Sebuah sistem memiliki dua input:

  • A = Sensor
  • B = Tombol

Output F akan aktif jika:

  • Sensor OFF dan Tombol ON
  • Sensor ON dan Tombol ON

5️⃣ Langkah Praktikum

✍️ Langkah 1 — Buat Tabel Kebenaran

A B F
0 0 0
0 1 1
1 0 0
1 1 1

✍️ Langkah 2 — Bentuk SOP

Ambil kondisi F = 1:

F = A’B + AB

Penyederhanaan:

F = B

✍️ Langkah 3 — Bentuk POS

Ambil kondisi F = 0:

F = (A + B)(A’ + B)

Penyederhanaan:

F = B

📌 Kesimpulan logika: Output hanya tergantung input B

6️⃣ Simulasi SOP di Proteus

🔌 Langkah:

  1. Buka Proteus ISIS
  2. Tempatkan komponen:
    • 1 AND Gate
    • 1 NOT Gate
    • 1 OR Gate
    • 2 Logic Toggle (A dan B)
    • LED + resistor
  3. Rangkai sesuai persamaan:

    F = A’B + AB

  4. Jalankan simulasi
  5. Ubah kombinasi input A dan B

📌 Hasil yang diharapkan:
LED menyala saat B = 1

7️⃣ Simulasi POS di Proteus

🔌 Langkah:

  1. Gunakan:
    • 2 OR Gate
    • 1 NOT Gate
    • 1 AND Gate
  2. Rangkai sesuai persamaan:

    F = (A + B)(A’ + B)

  3. Hubungkan output ke LED
  4. Jalankan simulasi

📌 Hasil LED harus sama dengan SOP

8️⃣ Tabel Pengujian

A B LED SOP LED POS
0 0 OFF OFF
0 1 ON ON
1 0 OFF OFF
1 1 ON ON

✔️ SOP dan POS menghasilkan output identik

9️⃣ Analisis Hasil

  1. SOP dan POS setara secara logika
  2. Struktur rangkaian berbeda
  3. SOP lebih intuitif untuk kontrol
  4. POS lebih cocok untuk safety logic

10️⃣ TUGAS PRAKTIKUM (WAJIB)

📝 Tugas 1 — Analisis Logika

Diberikan fungsi:

F(A,B) = Σm (1,2)

  1. Buat tabel kebenaran
  2. Bentuk SOP dan POS
  3. Simulasikan di Proteus
  4. Bandingkan hasilnya

📝 Tugas 2 — SOP 3 Variabel

Diberikan:

F(A,B,C) = Σm (1,3,5,7)

  1. Buat tabel kebenaran
  2. Bentuk SOP
  3. Sederhanakan
  4. Simulasikan di Proteus

📝 Tugas 3 — POS 3 Variabel (Aplikasi Safety)

Sistem hanya aktif jika semua input aman.

  1. Tentukan fungsi POS
  2. Buat rangkaian Proteus
  3. Jelaskan hubungan dengan interlock safety

📝 Tugas 4 — Refleksi

Jawab secara singkat:

  1. Mengapa SOP lebih sering digunakan pada PLC?
  2. Kapan POS lebih tepat digunakan?
  3. Apa keuntungan simulasi sebelum implementasi hardware?

11️⃣ Kesimpulan

  • SOP dan POS adalah representasi fungsi Boolean
  • Keduanya ekuivalen, tapi struktur berbeda
  • Proteus membantu memahami logika → rangkaian
  • Konsep ini menjadi dasar PLC, sistem kontrol, dan safety

🔁 Pengembangan Lanjutan (Opsional)

  • Konversi SOP/POS → Karnaugh Map
  • Implementasi ke Ladder Diagram PLC
  • Simulasi 3–4 variabel
  • Studi kasus interlock industri

 

Related Articles