Cara Menghitung Even dan Odd Parity Bit Lengkap dengan Contoh

Dalam sistem komunikasi digital, kesalahan transmisi data dapat terjadi akibat noise, interferensi elektromagnetik, atau gangguan sinyal. Salah satu metode paling sederhana untuk mendeteksi error adalah menggunakan parity bit.

Pada artikel ini Anda akan mempelajari:

  • Apa itu parity bit
  • Perbedaan even parity dan odd parity
  • Cara menghitung parity bit
  • Contoh soal lengkap dengan pembahasan
  • Penerapan parity pada komunikasi industri dan PLC

Artikel ini cocok untuk mahasiswa teknik elektro, informatika, dan praktisi otomasi industri.

Apa Itu Parity Bit?

Parity bit adalah bit tambahan yang disisipkan ke dalam data digital untuk membantu mendeteksi kesalahan saat transmisi.

Parity bekerja dengan menghitung jumlah bit bernilai 1 dalam suatu data.

Jika jumlah bit berubah selama pengiriman, sistem dapat mendeteksi adanya error.

Terdapat dua jenis parity yang umum digunakan:

  1. Even Parity (Paritas Genap)
  2. Odd Parity (Paritas Ganjil)
Apa Itu Even Parity?

Pada sistem even parity, jumlah total bit 1 (termasuk parity bit) harus genap.

Aturan Even Parity:
  • Jika jumlah bit 1 sudah genap → parity = 0
  • Jika jumlah bit 1 ganjil → parity = 1

Tujuannya adalah membuat total bit 1 menjadi genap.

Apa Itu Odd Parity?

Pada sistem odd parity, jumlah total bit 1 (termasuk parity bit) harus ganjil.

Aturan Odd Parity:
  • Jika jumlah bit 1 sudah ganjil → parity = 0
  • Jika jumlah bit 1 genap → parity = 1

Tujuannya adalah membuat total bit 1 menjadi ganjil.

Contoh Soal Parity Bit

Tambahkan parity bit (Even dan Odd) pada data berikut:

1001

00111101

10110

Cara Menghitung Even Parity

1️ Data: 1001

Jumlah bit 1 = 2 (genap)

  • Even parity → 0
    Hasil:

10010

2️ Data: 00111101

Jumlah bit 1 = 5 (ganjil)

  • Even parity → 1

Hasil:

001111011

Total bit 1 sekarang = 6 (genap)

3️ Data: 10110

Jumlah bit 1 = 3 (ganjil)

  • Even parity → 1

Hasil:

101101

Total bit 1 sekarang = 4 (genap)

Cara Menghitung Odd Parity

Sekarang kita hitung dengan aturan odd parity.

1️ Data: 1001

Jumlah bit 1 = 2 (genap)

  • Odd parity → 1

Hasil:

10011

Total bit 1 = 3 (ganjil)

2️ Data: 00111101

Jumlah bit 1 = 5 (ganjil)

  • Odd parity → 0

Hasil:

001111010

Total bit 1 tetap 5 (ganjil)

3️ Data: 10110

Jumlah bit 1 = 3 (ganjil)

  • Odd parity → 0

Hasil:

101100

Total bit 1 tetap 3 (ganjil)

Ringkasan Perbandingan Even dan Odd Parity
Data Awal Jumlah 1 Even Parity Odd Parity
1001 2 10010 10011
00111101 5 001111011 001111010
10110 3 101101 101100
Perbedaan Even dan Odd Parity
Aspek Even Parity Odd Parity
Total bit 1 Harus genap Harus ganjil
Jika jumlah 1 genap Tambah 0 Tambah 1
Jika jumlah 1 ganjil Tambah 1 Tambah 0
Kelebihan dan Keterbatasan Parity Bit

Kelebihan:

  • Sederhana
  • Mudah diimplementasikan
  • Digunakan luas pada komunikasi serial

Keterbatasan:

  • Hanya mendeteksi error 1 bit
  • Tidak dapat memperbaiki error
  • Tidak mendeteksi error jika jumlah bit error genap
Penerapan Parity dalam Sistem Industri

Parity bit digunakan pada:

  • UART (Serial Communication)
  • RS232 / RS485
  • Modbus RTU
  • Komunikasi PLC lama
  • Sistem embedded

Dalam sistem industri, parity penting karena gangguan elektromagnetik dapat menyebabkan kesalahan transmisi data.

Kesimpulan

Parity bit adalah metode sederhana untuk mendeteksi kesalahan transmisi data.

  • Even parity memastikan total bit 1 genap
  • Odd parity memastikan total bit 1 ganjil
  • Digunakan luas pada komunikasi serial dan industri

Memahami parity adalah dasar penting sebelum mempelajari komunikasi Modbus, PLC, atau sistem embedded.

 

Related Articles